<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>In My Mind &#187; Islam</title>
	<atom:link href="http://aziz.or.id/tag/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aziz.or.id</link>
	<description>life, computer, work, and more..</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2010 09:03:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Tinjauan Kritis Sejarah Komprehensif Palestina</title>
		<link>http://aziz.or.id/tinjauan-kritis-sejarah-komprehensif-palestina/</link>
		<comments>http://aziz.or.id/tinjauan-kritis-sejarah-komprehensif-palestina/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 12:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Aziz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[coretanku]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aziz.or.id/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Dr. Fahmi Amhar Untuk memahami apa yang terjadi di Palestina hari ini, kita harus menengok sejarah dunia selama 4000 tahun! Palestina Tanah Yang (Pernah) Dijanjikan 2000 SM &#8211; 1500 SM: Ibrahim as. melahirkan Ismail as. (Bapak bangsa Arab) dan Ishak as. Ishak melahirkan Ya’kub as. alias Israel. Ya’kub punya anak Yusuf as, yang ketika]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Faziz.or.id%2Ftinjauan-kritis-sejarah-komprehensif-palestina%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Faziz.or.id%2Ftinjauan-kritis-sejarah-komprehensif-palestina%2F&amp;source=siaziz&amp;style=normal&amp;service=retwt.me&amp;hashtags=History,Info,Islam,Palestina,Sejarah" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><em>Oleh: Dr. Fahmi Amhar</em></p>
<p><em>Untuk memahami apa yang terjadi di Palestina hari ini,<br />
kita harus menengok sejarah dunia selama 4000 tahun!</em></p>
<p><strong>Palestina Tanah Yang (Pernah) Dijanjikan</strong><br />
2000 SM &#8211; 1500 SM: Ibrahim as. melahirkan Ismail as. (Bapak bangsa Arab) dan Ishak as. Ishak melahirkan Ya’kub as. alias Israel. Ya’kub punya anak Yusuf as, yang ketika kecil dibuang oleh saudaranya, namun belakangan menjadi bendahara kerajaan Mesir. Ketika dilanda paceklik, Ya’kub as. sekeluarga atas undangan Yusuf berimigrasi ke Mesir. Populasi anak keturunan Israel (bani Israel atau bangsa Israel) membesar.</p>
<p><span id="more-369"></span><br />
</p>
<p>1550 SM &#8211; 1200 SM: Politik di Mesir berubah. Bani Israel dianggap problem, dan akhirnya oleh Fir’aun statusnya diubah menjadi budak.<br />
1200 SM &#8211; 1100 SM: Musa as. memimpin bangsa Israel meninggalkan Mesir, mengembara di padang Sinai menuju tanah yang dijanjikan, bila mereka taat kepada Allah. Namun saat mereka diperintah memasuki Filistin (Palestina), mereka membandel dan mengatakan:<br />
<em></em></p>
<p><em> “Hai Musa, kami sekali-kali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi ada orang-orang yang gagah perkasa di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Rabbmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja”. </em>(QS. 5:24)</p>
<p>Akibatnya mereka dikutuk dan hanya berputar-putar saja di sekitar Palestina. Belakangan agama Musa as disebut “Yahudi” &#8211; menurut nama salah satu marga Israel yang paling banyak berketurunan, yakni Yehuda, dan bani Israel -tanpa memandang warga negara atau tanah air- disebut juga orang-orang Yahudi.</p>
<p>1000 SM &#8211; 922 SM: Daud as. mengalahkan Goliath dari Filistin. Palestina berhasil direbut. Daud dijadikan raja. Wilayah kerajaannya membentang dari tepi Nil hingga Efrat di Iraq. Sekarang ini Yahudi tetap memimpikan kembali kebesaran Israel raya raja Daud. Bendera Israel adalah dua garis biru (Nil dan Efrat) dan bintang Daud. Daud diteruskan Sulaiman as. Masjidil Aqsha dibangun.</p>
<p>922 SM &#8211; 800 SM: Sepeninggal Sulaiman Israel dilanda perang saudara yang berlarut, hingga kerajaan tersebut terbelah dua: utara bernama Israel beribukota Samaria dan selatan bernama Yehuda beribukota Yerusalem.<br />
800 SM &#8211; 600 SM: Karena kerajaan Israel sudah terlalu durhaka kepada Allah swt. maka kerajaan itu dihancurkan lewat tangan kerajaan Asyiria.</p>
<p><em> Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israel, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini hawa nafsu mereka, maka sebagian rasul-rasul itu mereka dustakan atau mereka bunuh.</em> (QS. 5:70)</p>
<p>Hal ini juga bisa dibaca di Bible: Kitab Raja-raja ke-I 14:15, dan Kitab Raja-raja ke-II 17:18.</p>
<p>600 SM &#8211; 500 SM: Kerajaan Yehuda dihancurkan lewat tangan Nebukadnezar dari Babylonia. Dalam Bible Kitab Raja-raja ke-II 23:27 dinyatakan bahwa mereka tidak mempunyai hak lagi atas Yerusalem. Mereka diusir dari Yerusalem dan dipenjara di Babylonia.<br />
500 SM &#8211; 400 SM: Cyrus Persia meruntuhkan Babylonia dan mengijinkan bani Israel kembali ke Yerusalem.</p>
<p>330 SM &#8211; 322 SM: Israel diduduki Alexander Agung dari Macedonia (Yunani). Ia melakukan Hellenisasi terhadap bangsa-bangsa taklukannya. Bahasa Yunani menjadi bahasa resmi Israel, sehingga nantinya Injil pun ditulis dalam bahasa Yunani, dan bukan dalam bahasa Ibrani.</p>
<p>300 SM &#8211; 190 SM: Yunani dikalahkan Romawi.  Maka Palestina pun dikuasai imperium Romawi.<br />
1 &#8211; 100: Nabi Isa as. (Yesus) lahir, kemudian menjadi pemimpin gerakan melawan penguasa Romawi. Namun selain dianggap subversi oleh penguasa Romawi (dengan ancaman hukuman tertinggi yaitu disalib), ajaran Yesus sendiri ditolak oleh para rabi Yahudi. Namun setelah Isa tiada, bangsa Yahudi memberontak terhadap Romawi.</p>
<p><strong>Palestina area bebas Yahudi</strong><br />
100 &#8211; 300: Pemberontakan berulang. Akibatnya Palestina dihancurkan dan dijadikan area bebas Yahudi. Mereka dideportasi keluar Palestina dan terdiaspora ke segala penjuru imperium Romawi. Namun demikian tetap ada sejumlah kecil pemeluk Yahudi yang tetap bertahan di Palestina. Dengan masuknya Islam serta dipakainya bahasa Arab di kehidupan sehari-hari, mereka lambat laun terarabisasi atau bahkan masuk Islam.<br />
313: Pusat kerajaan Romawi dipindah ke Konstantinopel dan agama Kristen dijadikan agama negara.</p>
<p>500 &#8211; 600: Bangsa Yahudi merembes ke semenanjung Arabia (di antaranya di Khaibar dan sekitar Madinah), kemudian berimigrasi dalam jumlah besar ke daerah tersebut ketika terjadi perang antara Romawi dan Persia.<br />
619: Nabi Muhammad saw melakukan perjalanan ruhani: Isra’ dari masjidil Haram ke masjidil Aqsha dan Mi’raj ke langit. Rasulullah menetapkan Yerusalem sebagai kota suci-3 ummat Islam, sholat di masjidil Aqsha dinilai 500 kali dibanding sholat di masjid yang lain selain masjidil Haram dan masjid Nabawi. Masjidil Aqsha juga menjadi kiblat ummat Islam sebelum dipindah ke ka’bah.</p>
<p>622: Hijrah nabi ke Madinah dan pendirian negara Islam (yang seterusnya disebut khilafah). Nabi mengadakan perjanjian dengan penduduk Yahudi di Madinah dan sekitarnya, yang dikenal dengan “Piagam Madinah”.<br />
626: Pengkhianatan Yahudi dalam perang Ahzab (atau perang parit) dan berarti melanggar Piagam Madinah. Sesuai dengan aturan di Kitab Taurat mereka sendiri, mereka dibunuh atau diusir.</p>
<p><strong>Palestina di bawah Daulah Islam</strong><br />
638: Di bawah Umar bin Khattab, seluruh Palestina dimerdekakan dari penjajah Romawi. Seterusnya seluruh penduduk Palestina, muslim maupun non muslim, hidup aman di bawah khilafah. Kebebasan beragama dijamin.<br />
700 &#8211; 1000: Wilayah Islam meluas dari Asia Tengah, Afrika hingga Spanyol. Di dalamnya, bangsa Yahudi mendapat peluang ekonomi dan intelektual yang sama. Ada beberapa ilmuwan yang terkenal di dunia Islam yang sesungguhnya adalah orang Yahudi.</p>
<p>1076: Yerusalem dikepung tentara salib dari Eropa. Karena pengkhianatan kaum munafik (sekte Drusiah yang mengaku Islam tapi ajarannya sesat), pada 1099 tentara salib berhasil menguasai Yerusalem dan mengangkat seorang raja Kristen. Penjajahan ini berlangsung hingga 1187, sampai Salahuddin al Ayubi membebaskannya, setelah ummat Islam yang terlena sufisme yang sesat bisa dibangkitkan kembali.</p>
<p><em> Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. …</em>(QS. 13:11)</p>
<p>1453: Setelah melalui proses reunifikasi dan revivitalisasi wilayah-wilayah khilafah yang tercerai berai setelah hancurnya Bagdad oleh tentara Mongol (1258), khilafah Utsmaniyah di bawah Muhammad Fatih menaklukkan Kontantinopel, dan mewujudkan nubuwwah Rasulullah. 700 tahun lebih kaum muslimin berlomba untuk menjadi mereka yang diramalkan Rasul dalam hadits berikut:</p>
<p>Hari kiamat tak akan tiba sebelum tanah Romawi di dekat al-A’maq atau Dabiq ditaklukkan. Sepasukan tentara terbaik di dunia akan datang … Maka mereka bertempur. Sepertiga dari mereka akan lari, dan Allah tak akan memaafkannya. Sepertiga lagi ditakdirkan gugur sebagai syuhada. Dan sepertiga lagi akan menang dan menjadi penakluk Konstantinopel. (HR Muslim, no. 6924)</p>
<p>1492: Andalusia sepenuhnya jatuh ke tangan Kristen Spanyol (reconquista). Karena cemas suatu saat ummat Islam bisa bangkit lagi, maka terjadi pembunuhan, pengusiran dan pengkristenan massal. Hal ini tak cuma diarahkan pada muslim namun juga pada Yahudi. Mereka lari ke wilayah khilafah Utsmaniyah, di antaranya ke Bosnia. Pada 1992 raja Juan Carlos dari Spanyol secara resmi meminta maaf kepada pemerintah Israel atas holocaust 500 tahun sebelumnya.</p>
<p>1500-1700: Kebangkitan pemikiran di Eropa, munculnya sekularisme (pemisahan gereja &#8211; negara), nasionalisme dan kapitalisme. Mulainya kemajuan teknologi modern di Eropa. Abad penjelajahan samudera dimulai. Mereka mencari jalur alternatif ke India dan Cina, tanpa melalui daerah-daerah Islam. Tapi berikutnya mereka didorong semangat kolonialisme / imperialisme.</p>
<p>1529: Tentara khilafah berusaha menghentikan arus kolonialisme / imperialisme serta membalas reconquista langsung ke jantung Eropa dengan mengepung Wina, namun gagal. Tahun 1683 kepungan ini diulang, dan gagal lagi. Kegagalan ini terutama karena tentara Islam terlalu yakin pada jumlah dan perlengkapannya.</p>
<p><em> … yaitu ketika kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfa’at kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakang dan bercerai-berai. </em>(QS. 9:25)</p>
<p><strong>Barat memperalat Yahudi</strong><br />
1798: Napoleon berpendapat bahwa bangsa Yahudi bisa diperalat bagi tujuan-tujuan Perancis di Timur Tengah. Wilayah itu secara resmi masih di bawah khilafah.<br />
1831: Untuk mendukung strategi “devide et impera” Perancis mendukung gerakan nasionalisme Arab, yakni Muhammad Ali di Mesir, dan Pasya Basyir di Libanon. Khilafah mulai lemah dirongrong oleh nasionalisme.<br />
1835: Sekelompok Yahudi membeli tanah di Palestina, dan lalu mendirikan sekolah Yahudi pertama di sana. Sponsornya adalah milyuner Yahudi Inggris, Sir Moshe Monteveury, anggota Free Masonry. Ini adalah pertama kalinya sekolah berkurikulum asing di wilayah khilafah.<br />
1838: Inggris membuka konsulat di Yerusalem yang merupakan perwakilan Eropa pertama di Palestina.</p>
<p>1849: Kampanye mendorong imigrasi orang Yahudi ke Palestina. Pada masa itu jumlah Yahudi di Palestina baru sekitar 12000. Pada tahun 1948 jumlahnya sudah 716700, dan pada 1964 sudah hampir 3 juta. 1882: Imigrasi besar-besaran orang Yahudi ke Palestina yang berselubung agama, simpati dan kemanusiaan bagi penderitaan Yahudi di Eropa saat itu.</p>
<p>1891: Para penduduk Palestina mengirim petisi kepada khalifah, menuntut dilarangnya imigrasi besar-besaran ras Yahudi ke Palestina. Sayang saat itu khilafah sudah “sakit-sakitan” (dijuluki “the sick man at Bosporus”), dekadensi pemikiran meluas, walau Sultan Abdul Hamid sempat membuat terobosan dengan memodernisir infrastruktur, termasuk memasang jalur kereta api dari Damaskus ke Madinah via Palestina !! Sayang, sebelum selesai, Sultan Abdul Hamid dipecat oleh Syaikhul Islam (Hakim Agung) yang telah dipengaruhi Inggris. PD-I meletus, dan jalur kereta tersebut dihancurkan.</p>
<p><strong>Zionisme</strong><br />
1896: Theodore Herzl merampungkan sebuah doktrin baru Zionisme sebagai gerakan politik untuk mendirikan negara Yahudi Israel. Mereka mendapat inspirasi untuk “bekerjasama” dengan negara-negara besar (Amerika, Inggris, Perancis, Rusia) dalam realisasinya. Sebaliknya negara-negara besar itu berkepentingan dengan sumber alam di wilayah itu, dan memerlukan “agen” untuk melemahkan ummat Islam di sana.</p>
<p>1897: Theodore Herzl menggelar kongres Zionis dunia pertama di Basel, Swiss. Peserta Kongress-I Zionis mengeluarkan resolusi, bahwa ummat Yahudi tidaklah sekedar ummat beragama, namun adalah bangsa dengan tekad bulat untuk hidup secara berbangsa dan bernegara. Dalam resolusi itu, kaum zionis menuntut tanah air bagi ummat Yahudi -walaupun secara rahasia- pada “tanah yang bersejarah bagi mereka”. Sebelumnya Inggris hampir menjanjikan tanah protektorat Uganda atau di Amerika Latin! Di kongres itu, Herzl menyebut, zionisme adalah jawaban bagi “diskriminasi dan penindasan” atas ummat Yahudi yang telah berlangsung ratusan tahun. Pergerakan ini mengenal kembali, bahwa nasib ummat Yahudi hanya bisa diselesaikan di tangan ummat Yahudi sendiri. Di depan Kongres Herzl berkata: “Dalam 50 tahun akan ada negara Yahudi !!!” Apa yang direncanakan Herzl menjadi kenyataan pada 1948.</p>
<p>1916: Perjanjian rahasia Sykes-Picot oleh sekutu &#8211; (Inggris, Perancis, Rusia) dibuat saat meletusnya PD-I, untuk mencengkeram wilayah-wilayah Arab dari khilafah Utsmaniyah dan membagi-bagi di antara mereka. PD-I berakhir dengan kemenangan sekutu. Inggris mendapat kontrol atas Palestina. Di PD-I ini, Yahudi Jerman berkomplot dengan sekutu untuk tujuan mereka sendiri (memiliki pengaruh atau kekuasaan yang lebih besar).</p>
<p>1917: Menlu Inggris keturunan Yahudi, Arthur James Balfour, dalam deklarasi Balfour, memberitahu pemimpin Zionis Inggris, Lord Rothschild, bahwa Inggris akan memperkokoh pemukiman Yahudi di Palestina dalam membantu pembentukan tanah air Yahudi. Lima tahun kemudian Liga Bangsa-bangsa (cikal bakal PBB) memberi mandat ke Inggris untuk menguasai Palestina.</p>

<p><strong>Setelah Hancurnya Khilafah Islam</strong><br />
1924: Mustafa Kemal Ataturk &#8211; seorang Turki yang terdidik oleh Free Masonry, menganggap kemunduran khilafah itu karena Islam. Ia merasa jalan keluarnya adalah nasionalisme dan sekularisme seperti yang telah berhasil di Barat. Bersama tentara yang seide, ia merebut kekuasaan dan mengumumkan bahwa khilafah bubar. Dengan itu maka tidak ada lagi ikatan antar ummat Islam sedunia yang akan “take care” bila ada satu bumi Islam jatuh dalam penderitaan. Nasionalisme menggantikan solidaritas Islam (ukhuwah Islamiyah).</p>
<p>1938: Nazi Jerman menganggap bahwa pengkhianatan Yahudi Jerman adalah biang keladi kekalahan mereka pada PD-I yang telah menghancurkan ekonomi Jerman. Maka mereka perlu “penyelesaian terakhir” (Endlösung). Ratusan ribu dikirim ke kamp konsentrasi atau lari ke luar negeri (terutama ke USA). Sebenarnya ada etnis lain serta kaum intelektual yang berbeda politik dengan Nazi yang bernasib sama, namun setelah PD-II Yahudi lebih berhasil menjual ceritanya karena menguasai banyak surat kabar atau kantor berita di dunia.</p>
<p>1944: Partei buruh Inggris yang sedang berkuasa secara terbuka memaparkan politik “Membiarkan orang-orang Yahudi terus masuk ke Palestina, jika mereka ingin jadi mayoritas. Masuknya mereka akan mendorong keluarnya pribumi Arab dari sana”. Kondisi Palestina memanas.<br />
1947: PBB merekomendasikan pemecahan Palestina menjadi dua negara: Arab dan Israel.</p>
<p>1948 14 Mei: sehari sebelum habisnya perwalian Inggris di Palestina para pemukim Yahudi memproklamirkan kemerdekaan negara Israel, melakukan agresi bersenjata terhadap rakyat Palestina yang masih lemah, jutaan dari mereka terpaksa mengungsi ke Libanon, Yordania, Syria, Mesir dll. Palestinian Refugees menjadi tema dunia. Namun Israel menolak existensi rakyat Palestina ini, dan menganggap mereka telah memajukan areal yang semula kosong dan terbelakang. Timbullah perang antara Israel dengan negara-negara Arab tetangganya. Namun karena para pemimpin Arab sebenarnya ada di bawah pengaruh Inggris, maka Israel mudah merebut daerah Arab Palestina yang telah ditetapkan PBB.</p>
<p><strong>Setelah Negara Israel Berdiri</strong><br />
1948 2 Desember: Protes keras Liga Arab atas tindakan USA dan sekutunya berupa dorongan dan fasilitas yang mereka berikan bagi imigrasi zionis ke Palestina. Pada waktu itu, Ikhwanul Muslimin (IM) di bawah Hasan Al-Bana mengirim 10000 mujahidin untuk berjihad melawan Israel. Usaha ini kandas bukan karena mereka dikalahkan Israel, namun karena Raja Farouk yang korup dari Mesir takut bahwa di dalam negeri, IM bisa kudeta. Akibatnya, tokoh-tokoh IM dipenjara atau dihukum mati.<br />
1952: Para perwira Mesir di bawah Jamal Abdul Nasser melakukan kudeta terhadap Raja Farouk.</p>
<p>1953: Harakah Islam Hizbut Tahrir berdiri di Yerusalem dengan tujuan mengembalikan kehidupan Islam ketengah masyarakat dan membentuk khilafah Islam yang menerapkan sistem Islam dan membebaskan seluruh dunia dari penghambaan kepada selain Allah. Metode yang ditempuh dalam membentuk khilafah adalah dakwah untuk merubah opini masyarakat.<br />
1956: Nasser menasionalisasikan terusan Suez. Hal ini membangkitkan harga diri pada bangsa Arab, sehingga tak sedikit yang kemudian “memuja” Nasser.<br />
1956 29 Oktober: Israel dibantu Inggris dan Perancis menyerang Sinai untuk menguasai terusan Suez.</p>
<p>1964: Para pemimpin Arab membentuk PLO (Palestina Liberation Organitation). Dengan ini secara resmi, nasib Palestina diserahkan ke pundak bangsa Arab-Palestina sendiri, dan tidak lagi urusan ummat Islam. Masalah Palestina direduksi menjadi persoalan nasional.</p>
<p>1967: Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syiria selama 6 hari dengan dalih pencegahan. Israel berhasil merebut Sinai dan jalur Gaza (Mesir), dataran tinggi Golan (Syria), Tepi Barat dan Yerussalem (Yordania). Israel dengan mudah menghancurkan angkatan udara musuhnya karena informasi dari CIA. Sementara itu angkatan udara Mesir ragu membalas serangan Israel, karena Menhan Mesir ikut terbang dan memerintahkan untuk tidak melakukan tembakan selama dia di udara.</p>
<p>1967 Nopember: Dewan keamanan PBB mengeluarkan resolusi nomor 242, untuk perintah penarikan mundur Israel dari wilayah yang direbutnya dalam perang enam hari, pengakuan semua negara di kawasan itu dan penyelesaikan secara adil masalah pengungsi Palestina.<br />
1969: Yasser Arafat dari faksi Al-Fatah terpilih sebagai ketua komite eksekutif PLO dengan markas di Yordania.</p>
<p>1970: Berbagai pembajakan pesawat sebagai publikasi perjuangan rakyat Palestina membuat PLO dikecam oleh opini dunia, dan Yordania dikucilkan. Karena ekonomi Yordania sangat tergantung dari USA, maka akhirnya Raja Hussein mengusir markas PLO dari Yordania. PLO pindah ke Libanon.</p>
<p>1973 6 Oktober: Mesir dan Syiria menyerang pasukan Israel di Sinai dan dataran tinggi Golan pada hari puasa Yahudi Yom Kippur. Pertempuran ini dikenal dengan Perang Oktober. Mesir dan Syria hampir menang, kalau Israel tidak tiba-tiba dibantu USA. Anwar Sadat terpaksa berkompromi, karena dia cuma “siap untuk melawan Israel, namun tidak siap berhadapan dengan USA”. Arab membalas kekalahan itu dengan menutup keran minyak. Akibatnya harga minyak melonjak pesat.<br />
1973 22 Oktober: Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi 338, untuk gencatan senjata, pelaksanaan resolusi 242 dan perundingan damai di Timur Tengah.</p>
<p><strong>Ditipu sejak Camp David</strong><br />
1977: Pertimbangan ekonomi (perang memboroskan kas negara) membuat Presiden Mesir Anwar Sadat pergi ke Israel tanpa berkonsultasi dengan Liga Arab. Ia menawarkan perdamaian, jika Israel mengembalikan seluruh Sinai. Negara-negara Arab merasa dikhianati. Karena politiknya ini, belakangan Sadat dibunuh (1982).</p>
<p>1978 September: Mesir dan Israel menandatangani perjanjian Camp David yang diprakarsai USA. Perjanjian itu menjanjikan otonomi terbatas kepada rakyat Palestina di wilayah-wilayah pendudukan. Sadat dan PM Israel Menachem Begin dianugerahi Nobel Perdamaian 1979. Namun Israel tetap menolak perundingan dengan PLO dan PLO menolak otonomi. Belakangan, otonomi versi Camp David ini tidak pernah diwujudkan, demikian juga otonomi versi lainnya. Dan USA sebagai pemrakarsanya juga tidak merasa wajib memberi sanksi, bahkan selalu memveto resolusi PBB yang tak menguntungkan Israel.</p>
<p><em> Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti keinginan mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.</em> (QS. 2:120)</p>
<p>1979: Ayatullah Khumaini memaklumkan Revolusi Islam di Iran yang menumbangkan rezim korup pro Barat Syah Reza Pahlevi. Referendum menghasilkan pembentukan Republik Islam, yang salah satu cita-citanya adalah mengembalikan bumi Palestina ke ummat islam dengan menghancurkan Israel. Iran mensponsori gerakan anti Israel “Hizbullah” yang bermarkas di Libanon.<br />
1980: Israel secara sepihak menyatakan bahwa mulai musim panas 1980 kota Yerusalem yang didudukinya itu resmi sebagai ibukota.</p>
<p>1980: Pecah perang Iraq-Iran selama 8 tahun. Perang ini direkayasa oleh Barat untuk melemahkan gelombang revolusi Islam dari Iran. Negara-negara Arab dipancing fanatisme sunni terhadap Iran yang syiah. Iraq mendapat bantuan senjata yang luar biasa dari Barat.</p>
<p>1982: Israel menyerang Libanon dan membantai ratusan pengungsi Palestina di Sabra dan Shatila. Pelanggaran atas batas-batas internasional ini tidak berhasil dibawa ke forum PBB karena veto USA. Belakangan Israel juga dengan enaknya melakukan serangkaian pemboman atas instalasi militer dan sipil di Iraq, Libya dan Tunis.</p>
<p><strong>Intifadhah</strong><br />
1987: Intifadhah, perlawanan dengan batu oleh orang-orang Palestina yang tinggal di daerah pendudukan terhadap tentara Israel mulai meledak. Intifadhah ini diprakarsai oleh HAMAS, suatu harakah Islam yang memulai aktivitasnya dengan pendidikan dan sosial.<br />
1988 Desember: USA membenarkan pembukaan dialog dengan PLO setelah Arafat secara tidak langsung mengakui existensi Israel dengan menuntut realisasi resolusi PBB no. 242 pada waktu memproklamirkan Republik Palestina di pengasingan di Tunis.</p>
<p>1990 Agustus: Invasi Iraq ke Kuwait. Arafat menyatakan mendukung Iraq. Terjadi lagi perpecahan antar Arab. Perang ini juga direkayasa Barat untuk melemahkan Iraq, yang setelah perang dengan Iran arsenalnya dinilai terlalu besar dan bisa membahayakan Israel. Dan Barat sekaligus bisa lebih kuat menancapkan pengaruhnya di negera-negara Arab. Pemerintah diktatur di negara-negara Arab ditakut-takuti dengan “Islam fundamentalis”.</p>
<p>1991 Maret: Presiden USA George Bush menyatakan berakhirnya perang teluk-II dan membuka kesempatan “tata dunia baru” bagi penyelesaian konflik Arab-Israel.Yasser Arafat menikahi Suha, seorang wanita Kristen. Sebelumnya Arafat selalu mengatakan “menikah dengan revolusi Palestina”.</p>
<p>1993 September: PLO-Israel saling mengakui existensi masing-masing dan Israel berjanji memberi hak otonomi kepada PLO di daerah pendudukan. Motto Israel adalah “land for peace” (=tanah untuk perdamaian). Pengakuan itu dikecam keras dari pihak ultra-kanan Israel maupun kelompok di Palestina yang tidak setuju. Namun negara-negara Arab (Saudi Arabia, Mesir, Emirat dan Yordania) menyambut baik perjanjian itu. Mufti Mesir dan Saudi mengeluarkan “fatwa” untuk mendukung perdamaian. Setelah kekuasaan di daerah pendudukan dialihkan ke PLO, maka sesuai perjanjian dengan Israel, PLO harus mengatasi segala aksi-aksi anti Israel. Dengan ini maka sebenarnya PLO dijadikan perpanjangan tangan Yahudi.<br />
Yasser Arafat, Yitzak Rabin dan Shimon Peres mendapat Nobel Perdamaian atas usahanya tersebut.</p>
<p>1995: Rabin dibunuh oleh Yigal Amir, seorang Yahudi fanatik. Sebelumnya, di Hebron, seorang Yahudi fanatik membantai puluhan muslim yang sedang sholat shubuh. Hampir tiap orang dewasa di Israel, laki-laki maupun wanita, pernah mendapat latihan dan melakukan wajib militer. Gerakan Palestina yang menuntut kemerdekaan total menteror ke tengah masyarakat Israel dengan bom “bunuh diri”. Dengan ini diharapkan usaha perdamaian yang tidak adil itu gagal. Sebenarnya “land for peace” diartikan Israel sebagai “Israel dapat tanah, dan Arab Palestina tidak diganggu (bisa hidup damai)”.</p>
<p>1996: Pemilu di Israel dimenangkan secara tipis oleh Netanyahu dari partai kanan, yang berarti kemenangan Yahudi yang anti perdamaian. Netanyahu mengulur-ulur pelaksanaan perjanjian perdamaian. Ia menolak adanya negara Palestina. Palestina agar tetap sekedar daerah otonom di dalam Israel. Ia bahkan ingin menunggu / menciptakan konstelasi baru (pemukiman di daerah pendudukan, bila perlu perluasan ke Syria dan Yordania) untuk sama sekali membuat perjanjian baru. USA tidak senang bahwa Israel jalan sendiri di luar garis yang ditetapkannya. Namun karena lobby Yahudi di USA terlalu kuat, maka Bill Clinton harus memakai agen-agennya di negara-negara Arab untuk “mengingatkan” si “anak emasnya” ini. Maka sikap negara-negara Arab tiba-tiba kembali memusuhi Israel. Mufti Mesir malah kini memfatwakan jihad terhadap Israel. Sementara itu Uni Eropa (terutama Inggris dan Perancis) juga mencoba “aktif” jadi penengah, yang sebenarnya juga hanya untuk kepentingan masing-masing dalam rangka menanamkan pengaruhnya di wilayah itu. Mereka juga tidak rela bahwa USA “jalan sendiri” tanpa “bicara dengan Eropa”.</p>
<p><strong>Khatimah</strong><br />
Negara Israel adalah kombinasi dari sedang lemahnya ummat Islam, oportunisme Zionis Yahudi serta rencana Barat untuk mengontrol bumi dan ummat Islam.</p>
<p>Di Palestina berhasil didirikan negara Yahudi setelah sebelumnya ummat Islam berhasil diinflitrasi dengan pikiran-pikiran yang tidak islami, sehingga dapat dipecah belah bahkan sampai dilenyapkan khilafahnya.</p>
<p>Nabi berkata: Kunci Timur dan Barat telah ditunjukkan Allah untukku dan kekuasaan ummatku akan mencapai kedua ujungnya. Telah kumohon kepada Rabbku agar ummatku tidak dihancurkan oleh kelaparan maupun oleh musuh-musuhnya. Rabbku berkata: Apa yang telah Ku-putuskan tak ada yang bisa merubahnya. Aku menjamin bahwa ummatmu tak akan hancur oleh kelaparan atau oleh musuh-musuhnya, bahkan jika seluruh manusia dari segala penjuru dunia bekerja bersama-sama untuk itu. Namun di antara ummatmu akan ada yang saling membunuh atau memenjarakan. (HR Muslim no. 6904)</p>
<p>Karena itu baik strategi Zionis maupun Barat adalah menimbulkan permusuhan di kalangan ummat Islam sendiri. Namun sementara itu sesungguhnya Zionis atau Barat sendiri juga saling bersaing demi kepentingannya. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat.</p>
<p><em>Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tiada mengerti.</em> (QS. 59:14)</p>
<p>Yang jelas, sang perampok Israel tidak bisa diusir dalam kondisi ummat Islam dewasa ini. Terlebih dahulu mereka harus menata aqidah dan menegakkan khilafah. Bukan PLO dan bukan negara-negara Arablah yang akan membebaskan kembali Palestina dan Yerusalem, namun ummat Islam bersama khilafahnya yang berhak melakukan tugas mulia itu, serta (insya Allah) memenuhi salah satu nubuwwat Rasulullah berikut ini:</p>
<p><strong>Tidak datang hari Kiamat, sebelum kamu memerangi kaum Yahudi, hingga mereka lari ke belakang sebuah batu, dan batu itu berkata: “ada orang Yahudi di belakangku, datanglah, dan bunuhlah” (HR Bukhari Vol. 4 Kutub 52 no. 176 dan HR Muslim no. 6985)</strong></p>
<p>Nubuwwah ini sepertinya baru akan terjadi di zaman “total digital”, yang baru akan tiba, di mana rumah kita, sejak dari pintu hingga tong sampah, semua “ber-chip”, dan bisa berkomunikasi dengan manusia.</p>
<p>Sumber : <a href="http://suraniningsih.wordpress.com/2009/01/08/tunjauan-kritis-sejarah-komprehensif-palestina/">Suraniningsih</a></p>
<p>Nah gimana menurut kamu ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aziz.or.id/tinjauan-kritis-sejarah-komprehensif-palestina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1430H</title>
		<link>http://aziz.or.id/selamat-tahun-baru-hijriah-1-muharram-1430h/</link>
		<comments>http://aziz.or.id/selamat-tahun-baru-hijriah-1-muharram-1430h/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 17:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Aziz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Intropeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Muharram]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru hijriah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aziz.or.id/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Tahun yang dihitung dari Hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah Hijrah adalah perpindahan dari satu tempat ketempat yang lain tetapi menurut ulama artinya lebih dalam lagi; Perpindahan dari hal-hal kekufuran kepada hal-hal yang diridhoi Allah SWT. Sudahkah ku jauhkankah ku dari segala kekufuran? Sudah hijrahkah aku? Sedangkan aku masih sering menunda sholatku, karena lebih]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Faziz.or.id%2Fselamat-tahun-baru-hijriah-1-muharram-1430h%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Faziz.or.id%2Fselamat-tahun-baru-hijriah-1-muharram-1430h%2F&amp;source=siaziz&amp;style=normal&amp;service=retwt.me&amp;hashtags=Intropeksi,Islam,Muharram,Revolusi,Tahun+Baru+hijriah" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Tahun yang dihitung dari Hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah Hijrah adalah perpindahan dari satu tempat ketempat yang lain tetapi menurut ulama artinya lebih dalam lagi; Perpindahan dari hal-hal kekufuran kepada hal-hal yang diridhoi Allah SWT.<br />
<span id="more-332"></span><br />
</p>
<p>Sudahkah ku jauhkankah ku dari segala kekufuran? Sudah hijrahkah aku?</p>
<p>Sedangkan aku masih sering menunda sholatku, karena lebih mementingkan pekerjaanku, komputer, tidur…</p>
<p>Bila ku bersedekah masih ada yang memberatkan dalam hati, masih ada rasa su’udzon kepada sang penerima sedekah. Dan juga masih sedikit, setitik garam dilautan… masih kuhitung rejeki ku, padahal kan rejekiku itu sudah Allah tetapkan untuk ku…</p>
<p>Membaca Al Qur’an? masih jarang, lebih banyak aku lakukan hanya untuk kepuasaan duniawi hingga ku terlena.</p>
<p>Puasa sunnahku? masih jarang.</p>
<p>Qiyammul Lail ku? masih belum kudapatkan kekusyu’an itu…</p>
<p>Ya Allah kau ciptakan Manusia termasuk aku, dengan penuh kemuliaan, tetapi setelah ku tercipta, ku jalani hidupku dengan kenistaan.</p>
<p>Ya Allah aku memang tidak semulia pada saat engkau ciptakan aku, tetapi apakah aku dapat terus berusaha untuk mendapatkan kemuliaan itu kembali dihadapanmu nanti di akhir hidupku?</p>
<p>Ya Allah berilah aku kesempatan untuk memperbaiki diriku ini dan lebih dapat mendekatkan diriku padaMU</p>
<p>Dalam lisanku sering ku ucapkan bahwa KAUlah satu-satunya Sesembahanku, tetapi dalam keseharianku KAU sering ku tinggalkan demi sesembahan yang lain, dunia.. Astaghfirullah..</p>
<p>Ya Rabb, jangan kau marah padaku, jangan kau tarik hidayahku…<br />
Aku tak tau apa yang harus kuperbuat bila kudapatkan marahMU dan tak kupunya lagi hidayah MU</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aziz.or.id/selamat-tahun-baru-hijriah-1-muharram-1430h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Israil Membabi Buta Di Gaza</title>
		<link>http://aziz.or.id/israil-membabi-buta-di-gaza/</link>
		<comments>http://aziz.or.id/israil-membabi-buta-di-gaza/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 16:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Aziz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[coretanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aziz.or.id/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[Tidak kurang 350 orang meninggal akibat serangan membabi buta Israil terhadap kaum muslimin di Jalur Gaza. Warga sipil dibantai oleh kaum Yahudi dari atas udara pada Sabtu (27/12) pagi menggunakan pesawat tembur F 16 . Ya serangan tersebut sehari setelah natalan. selanjutnya.. infopalestina.com]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Faziz.or.id%2Fisrail-membabi-buta-di-gaza%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Faziz.or.id%2Fisrail-membabi-buta-di-gaza%2F&amp;source=siaziz&amp;style=normal&amp;service=retwt.me&amp;hashtags=Islam" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Tidak kurang 350 orang meninggal akibat serangan membabi buta Israil terhadap kaum muslimin di Jalur Gaza. Warga sipil dibantai oleh kaum Yahudi dari atas udara pada Sabtu (27/12) pagi menggunakan pesawat tembur F 16 . Ya serangan tersebut sehari setelah natalan.</p>
<p><span id="more-327"></span><br />
</p>
<p><img class="alignnone" title="Beberapa orang korban serangan udara Israel tergeletak di kota Gaza, 27/12/08. AFP PHOTO/MOHAMMED ABED" src="http://image.tempointeraktif.com/5357/r_gaza.jpg" alt="" width="340" height="218" /></p>
<p><a href="http://pustakamawar.wordpress.com/2008/12/28/israil-membabi-buta-di-gaza/#comment-3130">selanjutnya</a>..</p>
<p><a href="http://www.infopalestina.com">infopalestina.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aziz.or.id/israil-membabi-buta-di-gaza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesaksian Suheluddin</title>
		<link>http://aziz.or.id/kesaksian-suheluddin-tentang-pertemuan-soekarno%e2%80%93beureueh-dan-cikal-bakal-gam/</link>
		<comments>http://aziz.or.id/kesaksian-suheluddin-tentang-pertemuan-soekarno%e2%80%93beureueh-dan-cikal-bakal-gam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2005 09:51:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Aziz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://viper.acidblog.net/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Kesaksian Suheluddin tentang Pertemuan Soekarno?Beureueh dan Cikal Bakal GAM
 Oleh: Aboeprijadi Santoso - Amsterdam, 2005-08-13 10:58:25]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Faziz.or.id%2Fkesaksian-suheluddin-tentang-pertemuan-soekarno%25e2%2580%2593beureueh-dan-cikal-bakal-gam%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Faziz.or.id%2Fkesaksian-suheluddin-tentang-pertemuan-soekarno%25e2%2580%2593beureueh-dan-cikal-bakal-gam%2F&amp;source=siaziz&amp;style=normal&amp;service=retwt.me&amp;hashtags=Aceh,Indonesia,Islam" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong>tentang Pertemuan Soekarno?Beureueh dan Cikal Bakal <acronym title="Gerakan Aceh Merdeka">GAM</acronym></strong><br />
Oleh: Aboeprijadi Santoso &#8211; Amsterdam, 2005-08-13 10:58:25<br />
Tak banyak lagi saksi hidup dari pergerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DII/TII) di Aceh?khususnya saksi-saksi yang handal seputar diri pemimpin Aceh, Daud Beureueh.</p>
<p>Salah satu versi sejarah berasal dari seorang bekas kurir Abu Beureueh, Suheluddin Sanusi Juangga Batubara. Pria asal Medan, 69 tahun ini kini menetap di Kuala Lumpur, Malaysia. Dua tahun lalu, Desember 2003, di rumahnya yang sederhana di pusat kota itu, dia mengungkap kisahnya kepada Radio Nederland (wawancara 18 dan 19 Desember 2003).</p>
<p>Kisahnya bermula pada 1948, ketika Daud Beureueh bertemu Presiden Soekarno di Hotel Atjeh (kini tak ada lagi, dulu di seberang kanan Masjid Baiturrahman). Soekarno datang dengan tujuan mengajak Abu Beureueh membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Saat itu, perang dunia kedua telah usai namun Belanda mulai melancarkan agresi militer untuk menguasai kembali bekas jajahannya selama tiga setengah abad itu.</p>
<p>?Tolong bantu revolusi ini, perjuangan kemerdekaan ini,? kata Soekarno seperti ditirukan Suheludin.</p>
<p>Lalu Abu Beueureh pun bertanya kembali kepada Soekarno, ?Untuk apa Indonesia merdeka??</p>
<p>Soekarno pun menjawab: ?Untuk Islam, Kak!</p>
<p><span id="more-45"></span></p>
<p>?Betulkah ini?? selidik Beureueh.</p>
<p>?Betul, Kak?.</p>
<p>?Betulkah ini??</p>
<p>?Betul, Kak?.</p>
<p>?Betulkah ini??</p>
<p>?Betul, Kak. Aku seorang Muslim, ditakdirkan Tuhan sekarang menjadi Presiden Republik Indonesia yang pertama yang baru kita proklamirkan. Sebagai seorang Muslim, saya bersumpah bahwa kemerdekaan kita ini adalah untuk Islam. Jadi tolong Kakak berikan sokongan untuk mempertahankan Republik kemerdekaan kita ini?.</p>
<p>Mendengar jawaban Soekarno, Daud Beureueh kontan memanggil para ulama-ulama Aceh.</p>
<p>?Macam mana??</p>
<p>?Wah syahid!? kata para ulama itu. ?Ayo kita bantu, syahid! Kita syahid kalau mati pun.?</p>
<p>Lantas, sebagaimana banyak dikisahkan selanjutnya, Abu Beureueh pun meminta agar Soekarno menulis janjinya pada selembar kertas. Janji bahwa kemerdekaan Indonesia adalah jaminan pelaksanaan syariat Islam.</p>
<p>?Betul. Dia minta, tolong ambil kertas. Waktu itu Soekarno nangis. Apa gunanya saya menjadi seorang Presiden, kalau Kakak tidak percaya sama saya. Jadi Pak Natsir (Mohammad Natsir, pemimpin Masyumi, red) ketawa,? kenang Suheluddin.</p>
<p>?Sudahlah, sudahlah,? kata Natsir.</p>
<p>Akhirnya, Soekarno tak jadi menulis janjinya, dan Abu Beureueh menerima apa yang disebut Suheluddin sebagai ?janji-janji muluk Soekarno?.</p>
<p>?Janji muluk itu pun kawan-kawan Abu Beureueh sudah merasa puas bahwa memang revolusi kemerdekaan ini adalah untuk Islam: menegakkan negara pemerintahan Islam di Indonesia.?</p>
<p>Yang terjadi selanjutnya sudah jamak diketahui khalayak. Sesudah penyerahan kedaulatan Aceh kepada Indonesia itu, tahun-tahun berikutnya yang terjadi meneurut Suheluddin adalah  pengkhianatan dan penangkapan-penangkapan. ?Malah kawan-kawan beliau pada ditangkapi. Macam-macam semuanya. Beliau pun diperlakukan cara-cara kasar. Diperlakukan oleh TNI yang berkuasa waktu itu. Jadi reaksi Daud Beureueh, ya&#8230;. kita bertahan lagi.?</p>
<p>?Ayo kita bergerak lagi,? kata tokoh-tokoh DI/TII kepada Abu Beureueh waktu itu.</p>
<p>Saat diwawancara Radio Nederland, dua tahun lalu, usia Suheluddin sudah 67 tahun. Itu artinya, ketika dialog antara Soekarno dan Abu Beureueh, Suheluddin masih terhitung bocah 14 tahun. Pun begitu, dia berusaha merekonstruksi lakon sejarah di mana belakangan, dia menjadi bagiannya.</p>
<p>Suheluddin sendiri bukan orang Aceh, melainkan muslim dari Medan. Ketika itu, selesai pemberontakan DI/TII 1962, dia diperintahkan Daud Beureueh menuju ke Malaysia.</p>
<p>Berikut wawancara selengkapnya:</p>
<p>Apa sebenarnya yang diharapkan Abu Beureueh ketika bertanya kepada Soekarno. Apa dia berencana merdeka atau mau menjadikan negara Islam sendiri, atau minta apa?</p>
<p>Waktu Soekarno minta supaya ikut revolusi mempertahankan kemerdekaan, tentunya, itu masalah mati. Abu Beureueh bertanya, matinya mati apa? Ya kan? Ya, ini mesti tanya dulu. Untuk apa? Supaya jelas soal mati itu&#8230;</p>
<p>Soekarno menganggap Abu Beureueh akan bersama dengan Republik, tapi &#8230;</p>
<p>Memang begitu. Ya, karena janji itu, Aceh jadi bertahan sampai saat terakhir. Sehingga (menjadi) satu-satunya wilayah yang tidak diduduki oleh Belanda. Semua teritori timur, waktu itu sudah jatuh ke tangan Belanda. Dan serta merta, kita istiharkan Sumatera Timur di bawah pimpinan Dokter Teungku Mansyur &#8230;</p>
<p>Lantas, ambisi Aceh merdeka itu lahir dari mana?</p>
<p>Kalau perjuangan Aceh merdeka yang dipimpin Hasan Di Tiro selama ini dikenal sebagai suatu perjuangan nasionalisme modern untuk mendirikan suatu nation state, negara-kebangsaan. Sebenarnya sudah merupakan janji Hasan Di Tiro bahwa perjuangan akan dilanjutkan dengan agenda menjadikan Islam sebagai dasar untuk suatu negara baru kelak.</p>
<p>Rupanya Abu Beureueh ingin bertemu orang-orang Aceh yang ikut dalam Darul Islam. Hasan Di Tiro kan menteri luar negeri NII (Negara Islam Indonesia).</p>
<p>Apa pesan Abu Beureueh yang Anda bawa?</p>
<p>Ya, Abu Beureueh mengatakan kita tidak terpengaruh dengan perkembangan terakhir di Indonesia. Kita akan terus melanjutkan perjuangan. Sebagaimana pesan yang juga disampaikan oleh Pak Natsir. ?Tidak terpengaruh! Ini akan terus!? kata Abu Beureueh. (Tapi) tak ada yang tertulis. Lisan semuanya. Juga kepada Pak Natsir.</p>
<p>(Ketika bertemu Hasan Tiro di Malaysia, menurut Suheluddin, Hasan Tiro bereaksi seperti ini: ?Nasihat Abu Beureueh memang akan kita teruskan. Barangkali kita ubah sedikit corak perjuangan. Kita mau perjuangan kemerdekaan. Sebab dengan perjuangan kemerdekaan akan merubah sifat perang ini dari perang tentara kepada perang kemerdekaan.?)</p>
<p>Lalu Suheluddin pun kembali ke Aceh untuk meneruskan tanggapan dari Hasan Tiro kepada Abu Beureueh. ?Saya konfrontasikan (pernyataan Hasan Tiro) itu, dan kata Abu Beureueh ?baguslah, bagus??.</p>
<p>?Cuma, kata Hasan Tiro, senjata betul-betul harus disediakan. Jangan selama seperti ini lagi. Kita berjuang tanpa senjata,? katanya pada Abu Beureueh.</p>
<p>(Kisah ini berbeda dengan cerita di sebuah mingguan Jakarta edisi Agustus 2003 yang menulis bahwa Hasan Tiro diterima oleh Abu Beureueh di Jakarta tahun 1970an sebelum Abu Beureueh meninggal. Dan ketika Hasan Tiro mengatakan keinginan untuk membuat negara merdeka, Abu Beureueh bertanya: dasarnya apa negara merdeka satu bangsa Aceh? Abu Beureueh tidak mendengar kata Islam sebagai dasarnya. Jadi Abu Beureueh diam saja tidak menunjukan persetujuan.)</p>
<p>Jadi mana yang benar?</p>
<p>Mereka tidak jumpa di Jakarta. Hasan Tiro memang pulang ke Aceh tahun 1975 itu. Dia pulang, (1975 Abu Beureueh masih di Banda Aceh) dan mungkin ia balik lagi keluar, kemudian balik lagi tahun 1976 untuk proklamasinya. Perjumpaan 1975 itu untuk melaporkan kepada Abu Beureueh bahwa dia sudah siap sedia.</p>
<p>Jadi perjuangan GAM ini kelanjutan dari DI?</p>
<p>Ya! Sebenarnya begitu. Hakekatnya begitulah. Cuma dalam pelaksanaannya mungkin beberapa kebijakannya musti disesuaikan keadaan. Tapi hakikat sebenarnya, ya! sebagai lanjutan dari yang lama itu.</p>
<p>Saya tidak tahu sebenarnya dasar GAM. Tapi kata Hasan Tiro, Aceh akan tetap sebagai basis kita untuk menegakan Islam. Kalau Aceh merdeka. Sebagaimana Aceh di masa dulu sebagai basis bagi perkembangan Islam. Nah itu janji Hasan Tiro, sekurangnya kepada kawan-kawan yang dekat. Dan saya tahu itu diucapkannya seperti itu! Kita akan tetap menjadikan Aceh sebagai basis. Kepada saya juga diceritakan begitu. Aceh tetap menjadi basis kita. Kalau Aceh merdeka pun, Aceh tetap basis. Itu juga yang menjadi kelanjutan dari DI yang sebelumnya.</p>
<p>Tapi ternyata <acronym title="Gerakan Aceh Merdeka">GAM</acronym> tidak begitu. Ini kan suatu perjuangan menuju kemerdekaan berdasarkan kebangsaan, bukan konsep keislaman?</p>
<p>Ya, tampaknya begitu. Hasan Tiro juga berpendirian begitu. Kalau kita klaim, sebagaimana ceritakan dulu, kalau kita klaim Indonesia (sebagai) negara Islam Indonesia, kita kan tetap dianggap sebagai perang saudara. Perang dalam negeri. Tapi kalau merdeka itu perang kemerdekaan namanya. Berbeda itu, katanya, perang saudara dan perang kemerdekaan itu. Semua ini dikatakannya pada tahun 1960-an. [A]<br />
Info : <a href="http://www.acehkita.com/content.php?op=modload&amp;name=berita&amp;file=view&amp;coid=4406&amp;lang=">AcehKita</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aziz.or.id/kesaksian-suheluddin-tentang-pertemuan-soekarno%e2%80%93beureueh-dan-cikal-bakal-gam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
