Tinjauan Kritis Sejarah Komprehensif Palestina
2Oleh: Dr. Fahmi Amhar
Untuk memahami apa yang terjadi di Palestina hari ini,
kita harus menengok sejarah dunia selama 4000 tahun!
Palestina Tanah Yang (Pernah) Dijanjikan
2000 SM – 1500 SM: Ibrahim as. melahirkan Ismail as. (Bapak bangsa Arab) dan Ishak as. Ishak melahirkan Ya’kub as. alias Israel. Ya’kub punya anak Yusuf as, yang ketika kecil dibuang oleh saudaranya, namun belakangan menjadi bendahara kerajaan Mesir. Ketika dilanda paceklik, Ya’kub as. sekeluarga atas undangan Yusuf berimigrasi ke Mesir. Populasi anak keturunan Israel (bani Israel atau bangsa Israel) membesar.
Donasi untuk Saudara Kita di Palestina
2KISPA : Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina
Bank Muamat Indonesia (BMI) Cabang Slipi
No. 311.01856.22 a/n Nurdin QQ Kispa
http://www.kispa.org
Bulan Sabit Merah Indonesia
Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Jatinegara
No. 0010102555 a/n Bulan Sabit Merah Indonesia
http://www.bsmipusat.net
Medical Emergency Rescue Committee (MER-C)
BCA cab Kwitang: No. Rek. 686.0153678
BSM cab. Kramat: No. Rek. 009.0121.773
(a.n. Medical Emergency Rescue Committee)
BMI cab. Arthaloka: No. Rek. 301.00521.15 (a.n. MER-C)
http://www.mer-c.org/
Bank Mandiri Cabang UGM Yogyakarta
Atas nama: Hendri Syahrial
No. Rekening: 1370002258826
http://muslim.or.id
SMS Donasi:
Per tanggal 29 Desember 2008, semua donasi yang masuk melalui SMS donasi MERC PEDULI diamanahkan untuk Palestina
Untuk membantu Saudara kita di Palestina yang sedang ditindas Zionis ISRAEL anda bisa menyumbang melalui Mer-C dengan hanya mengetikkan SMS.
Ketik MERC (spasi) PEDULI kirim ke 7505
Maka secara otomatis pulsa anda akan berkurang 5000 rupiah untuk disumbangkan ke Saudara-saudara kita di Palestina.
sumber : Asep.us
Kenapa Kita mikirin Palestina?
1Surabaya, 1945 langit gelap. Bukan oleh awan yang hendak menurunkan hujan. Angkasa dipenuhi pesawat sekutu yang bergemuruh. Di dalamnya, para serdadu masih menyisakan keangkuhan. Mereka baru saja menghancurkan pasukan Jepang di Front Pasifik. Dari langit, mereka menebar ancaman:
“menyerah, atau hancur”.